Apabilateman anda ketiga-tiganya bergabung mereka bertiga tidak disusun langsung dibawah anda, namun hanya A yang berada dibawah anda kemudian B dibawahnya A dan C dibawahnya B. Apabila C mendapat teman D, E dan bergabung D disimpan dibawah C dan E dibawah D. Apabila anda mendapat teman lagi F, G maka F disusun dibawah E dan G dibawah F.
Berikutpenjelasan mengenai kedua jenis cat tersebut : 1. Cat jenis NC (Nitro Cellulose) : Merupakan bahan cat yang murah dan mempunyai beberapa kelemahan mendasar; antara lain kurang mengkilat (glossy) dan cepat pudar. Namun jenis ini memiliki keunggulan yang cukup memikat yaitu sifatnya yang 'instant'.
Denganmenggunakan thiner a waktu kering cat bisa lebih cepat, serta bisa juga dipakai sebagai campuran epoxy dan cat melamin kayu. Thinner B Sedangkan untuk jenis B lebih difungsikan sebagai pengencer cat sintetis untuk pengecatan kayu, pagar rumah dan mengecat besi.
Qamoehkok cerius banget baca komen akyu :kissing: Abis dedek suka nakal sih. godain cowo terus. :D :ngacir:
Yaknidua atau lebih matriks yang akan dikurangkan harus mempunyai nilai ordo yang sama. Untuk cara mengurangkan matriks bisa dilihat pada rumus berikut. A - B = A + (-B) Mengerjakan operasi pengurangan pada matriks mirip dengan penjumlahan. Kita tinggal mengurangi masing-masing elemen dari matriks pertama dengan elemen pada matriks kedua.
Thedistribution of the estimated layers has thicker layer in southern part and thinner layer in northern part in study area. Key Words: Geoelectric, Resistivity, Progress software, Iron ore. 1. beda.Dengan menggunakan metode ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran sebaran bijih besi di wilayah tersebut berdasarkan nilai hambatan jenisnya.
Koefisiena : dihitung dari percobaan yang menggunakan pelarut A100%, berarti (A) = 1 dan ( B ) = 0 Y = 25 mg/ml 25 = a ( A ) + b ( B ) + ab ( A ) ( B ) the hair may become thinner; there may be chronic fatigue; menstrual periods may be irregular and scant; the patient may feel his or her heart beating in the chest—a symptom called
HargaThinner A B Spesial - Thinner adalah sebuah zat cair yang biasa digunakan untuk mengencerkan cat kayu dan besi, politur serta berbagai bahan finishing yang lainnya. Bahan-bahan finishing yang kami maksud disini adalah bahan padat yang memiliki sifat kental sehingga sangat sulit sekali untuk diaduk ataupun diratakan tanpa diencerkan terlebih dahulu.
13. Ruang Lingkup Penulisan Penulisan makalah ini terbatas pada pengertian image thinning dan beberapa terminologi yang berkaitan dengan image thinning, algoritma, dan contoh aplikasi image thinning. 4 BAB 2 IMAGE THINNING 2.1. Definisi Beberapa Terminologi Thinning merupakan salah satu algoritma perubahan citra dalam morphological operation.
Mosttraining balls on the market are machine stitched, and often times the external PU cover of the ball contains a thinner layer of foam which makes the ball harder to the touch (under 2.0 mm). In addition, the type of bladder used in training balls will give the ball a more stiff feel. Combined together, the PU cover thickness and bladder
4Fmz6a. Perbedaan Thinner A Dan B – Thinner merupakan cairan yang sangat berbahaya bagi tubuh karena mengandung zat beracun. Kebanyakan thinner terdiri dari dua jenis, yaitu thinner A dan thinner B. Kedua jenis thinner ini memiliki banyak perbedaan, baik dari segi penggunaannya atau komposisinya. Thinner A adalah jenis thinner yang biasa digunakan dalam proses pengecatan. Thinner A terutama digunakan untuk membersihkan cat yang sudah kering, sehingga menghasilkan hasil yang lebih berkilau dan halus. Thinner A juga berguna untuk mengurangi viskositas dari cat, sehingga memudahkan dalam proses pengaplikasiannya. Komposisi utama dari thinner A adalah toluena, xylene, dan mineral spirit. Sedangkan thinner B adalah jenis thinner yang lebih kuat dan biasa digunakan untuk membersihkan seluruh permukaan yang dicat. Hal ini karena thinner B memiliki sifat yang lebih kuat dibandingkan thinner A. Thinner B juga dapat menghilangkan cat yang belum kering sehingga dapat digunakan untuk menghapus cat yang tidak tepat. Komposisi utama dari thinner B adalah heptana, eter, dan toluena. Dari segi penggunaan, perbedaan yang paling menonjol antara thinner A dan B adalah bahwa thinner A berguna untuk mengurangi viskositas dari cat dan menghasilkan hasil yang lebih berkilau, sedangkan thinner B digunakan untuk membersihkan seluruh permukaan yang dicat, khususnya yang belum kering. Dari segi komposisi, thinner A terdiri dari toluena, xylene, dan mineral spirit, sedangkan thinner B terdiri dari heptana, eter, dan toluena. Thinner A juga memiliki konsentrasi yang lebih rendah dibandingkan thinner B, sehingga lebih aman digunakan. Namun, meskipun kedua jenis thinner ini memiliki banyak perbedaan, keduanya tetap memiliki sifat berbahaya jika tidak digunakan dengan benar. Jadi, pastikan untuk membaca label dengan seksama saat membeli thinner, dan gunakan dengan hati-hati dan tepat sesuai dengan tujuan. Daftar Isi 1 Penjelasan Lengkap Perbedaan Thinner A Dan 1. Thinner A dan B adalah jenis thinner yang memiliki banyak 2. Penggunaan thinner A berguna untuk mengurangi viskositas dari cat dan menghasilkan hasil yang lebih berkilau, sedangkan thinner B digunakan untuk membersihkan seluruh permukaan yang dicat, khususnya yang belum 3. Komposisi utama dari thinner A adalah toluena, xylene, dan mineral spirit, sedangkan thinner B terdiri dari heptana, eter, dan 4. Thinner A memiliki konsentrasi yang lebih rendah dibandingkan thinner B, sehingga lebih aman 5. Kedua jenis thinner ini tetap memiliki sifat berbahaya jika tidak digunakan dengan benar. Penjelasan Lengkap Perbedaan Thinner A Dan B 1. Thinner A dan B adalah jenis thinner yang memiliki banyak perbedaan. Thinner A dan B adalah jenis thinner yang memiliki banyak perbedaan. Thinner adalah cairan organik yang digunakan untuk membuat campuran cat menjadi lebih tipis, sehingga mudah diaplikasikan dan memiliki kualitas yang lebih baik. Thinner A dan B sering digunakan dalam berbagai aplikasi cat. Namun, ada beberapa perbedaan penting antara keduanya. Pertama, bahan dasar thinner A dan B berbeda. Thinner A dibuat dari minyak kulit, minyak jagung, minyak biji anggur, dan minyak sawit. Sedangkan Thinner B dibuat dari minyak sawit, minyak biji anggur, minyak jagung, dan minyak kelapa. Kedua, fungsinya juga berbeda. Thinner A berfungsi untuk menyediakan kelembaban, pelarut, dan sifat antijamur. Thinner B berfungsi untuk membantu dalam proses pengendapan, pelarut, dan antijamur. Ketiga, biaya yang dikeluarkan untuk membeli Thinner A dan B juga berbeda. Thinner A lebih mahal dibandingkan Thinner B. Hal ini disebabkan karena Thinner A memiliki bahan dasar yang lebih mahal. Keempat, Thinner A dan B juga memiliki tingkat ketahanan terhadap suhu yang berbeda. Thinner A lebih tahan terhadap suhu tinggi, sedangkan Thinner B lebih tahan terhadap suhu rendah. Kelima, Thinner A dan B juga memiliki kualitas pengendapan yang berbeda. Thinner A memiliki kualitas pengendapan yang lebih tinggi dibandingkan Thinner B. Hal ini disebabkan karena Thinner A memiliki bahan dasar yang lebih kuat. Keenam, mereka juga memiliki komposisi yang berbeda. Thinner A terdiri dari campuran minyak kulit, minyak jagung, minyak biji anggur, dan minyak sawit. Sedangkan Thinner B terdiri dari campuran minyak sawit, minyak biji anggur, minyak jagung, dan minyak kelapa. Kesimpulannya, Thinner A dan Thinner B memiliki banyak perbedaan dalam hal bahan dasar, fungsinya, biaya yang dikeluarkan, ketahanan terhadap suhu, kualitas pengendapan, dan komposisi. Oleh karena itu, Anda harus memilih thinner yang sesuai dengan aplikasi cat yang akan Anda gunakan. 2. Penggunaan thinner A berguna untuk mengurangi viskositas dari cat dan menghasilkan hasil yang lebih berkilau, sedangkan thinner B digunakan untuk membersihkan seluruh permukaan yang dicat, khususnya yang belum kering. Thinner A dan B merupakan dua jenis thinner yang berbeda yang digunakan dalam proses aplikasi cat untuk berbagai proyek. Thinner adalah bahan cair yang digunakan untuk mengurangi viskositas cat, memudahkan aliran cat, dan menghasilkan hasil yang lebih berkilau. Meskipun mereka sama-sama berfungsi untuk menghasilkan hasil akhir yang lebih baik, ada beberapa perbedaan signifikan antara Thinner A dan B. Thinner A berfungsi untuk mengurangi viskositas dari cat dan menghasilkan hasil yang lebih berkilau. Hal ini berguna ketika Anda ingin menggunakan cat dengan tekstur yang lebih lembut dan encer. Thinner A juga dapat mempercepat proses pengeringan, sehingga Anda dapat menyelesaikan proyek Anda lebih cepat. Namun, Anda harus berhati-hati ketika menggunakan Thinner A karena dapat mengurangi ketahanan dari cat dan dapat mempengaruhi kualitas hasil akhir. Sementara itu, Thinner B digunakan untuk membersihkan seluruh permukaan yang dicat, khususnya yang belum kering. Thinner B merupakan pilihan yang lebih aman daripada Thinner A dan dapat digunakan untuk membersihkan permukaan yang berbeda tanpa mempengaruhi kualitas hasil akhir. Thinner B juga dapat digunakan untuk membersihkan alat-alat yang digunakan dalam proses pengecatan, sehingga membuat pekerjaan Anda lebih mudah dan efisien. Kesimpulannya, Thinner A dan B berfungsi dengan cara yang berbeda. Thinner A berguna untuk mengurangi viskositas dari cat dan menghasilkan hasil yang lebih berkilau, sedangkan Thinner B digunakan untuk membersihkan seluruh permukaan yang dicat, khususnya yang belum kering. Oleh karena itu, Anda harus memilih thinner yang tepat untuk proyek Anda agar Anda dapat mencapai hasil yang diinginkan. 3. Komposisi utama dari thinner A adalah toluena, xylene, dan mineral spirit, sedangkan thinner B terdiri dari heptana, eter, dan toluena. Thinner merupakan bahan berbentuk cair yang digunakan untuk mengurangi viskositas dan meningkatkan kelarutan dari bahan kimia lainnya. Thinner terbagi menjadi dua jenis, yaitu thinner A dan thinner B. Kedua jenis thinner ini memiliki komposisi yang berbeda. Perbedaannya terletak pada jenis bahan kimia yang digunakan dan cara penggunaanya. Komposisi utama dari thinner A adalah toluena, xylene, dan mineral spirit, sedangkan thinner B terdiri dari heptana, eter, dan toluena. Toluena adalah bahan kimia yang digunakan sebagai komponen dasar dari thinner A, sementara xylene digunakan untuk meningkatkan kinerja thinner A. Mineral spirit adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengurangi viskositas thinner A. Heptana adalah bahan kimia yang digunakan sebagai komponen dasar dari thinner B, sementara eter digunakan untuk meningkatkan kinerja thinner B. Kedua jenis thinner ini memiliki aplikasi yang berbeda. Thinner A biasanya digunakan untuk menghilangkan lapisan cat dan vernish, sedangkan thinner B lebih sering digunakan untuk menghilangkan lapisan cat dan vernish yang bersifat kental. Oleh karena itu, thinner B lebih dipilih untuk pekerjaan yang berkaitan dengan proses penghilangan lapisan cat yang kental. Thinner A dan B juga memiliki konsentrasi yang berbeda. Thinner A biasanya memiliki konsentrasi yang lebih tinggi, sedangkan thinner B memiliki konsentrasi yang lebih rendah. Hal ini karena thinner A lebih efektif dalam menghilangkan lapisan cat yang lebih tebal. Kedua jenis thinner ini juga berbeda dalam hal keselamatan. Thinner A mengandung bahan kimia berbahaya yang berpotensi menimbulkan iritasi dan kerusakan pada kulit dan saluran pernapasan. Oleh karena itu, saat menggunakan thinner A, harus dilakukan dengan hati-hati dan penggunaannya harus disertai dengan perlindungan keselamatan yang memadai. Sementara itu, thinner B lebih aman digunakan karena bahan kimia yang digunakan lebih sedikit dan lebih aman bagi kesehatan. Secara keseluruhan, thinner A dan B memiliki komposisi yang berbeda dan akan digunakan untuk aplikasi yang berbeda. Thinner A mengandung bahan kimia berbahaya yang berpotensi menimbulkan iritasi dan kerusakan pada kulit dan saluran pernapasan, sementara thinner B lebih aman digunakan karena bahan kimia yang digunakan lebih sedikit dan lebih aman bagi kesehatan. Jadi, pengguna harus mengetahui jenis thinner yang tepat untuk digunakan untuk aplikasi tertentu yang mereka lakukan. 4. Thinner A memiliki konsentrasi yang lebih rendah dibandingkan thinner B, sehingga lebih aman digunakan. Thinner adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengurangi viskositas cairan seperti minyak, bahan cat, dan lainnya. Thinner dibedakan menjadi dua jenis yaitu thinner A dan thinner B. Perbedaan antara keduanya adalah konsentrasi bahan-bahan yang digunakan. Thinner A merupakan jenis thinner yang lebih aman digunakan karena memiliki konsentrasi yang lebih rendah dibandingkan thinner B. Hal ini dikarenakan thinner A menggunakan bahan-bahan yang lebih ringan dan ramah lingkungan. Thinner A terutama digunakan untuk mempersingkat waktu pengeringan, serta untuk mengurangi viskositas cairan yang berlebih pada bahan cat. Sedangkan thinner B memiliki konsentrasi yang lebih tinggi, dan biasanya digunakan untuk menghilangkan lapisan cat yang sudah kering. Thinner B dapat digunakan untuk menghilangkan cat, lem, dan lapisan lainnya. Thinner B juga dapat digunakan untuk menghilangkan kotoran, dan untuk menghapus kerak yang menempel pada permukaan. Karena konsentrasi yang lebih tinggi, thinner B berpotensi lebih berbahaya jika digunakan dengan tidak benar. Resiko yang paling umum adalah iritasi kulit, serta meningkatnya tingkat kadar oksigen dalam darah. Oleh karena itu, saat menggunakan thinner B, penting untuk memakai alat pelindung diri APD seperti masker, sarung tangan, dan kacamata pelindung. Secara umum, thinner A lebih aman digunakan dibandingkan thinner B karena memiliki konsentrasi yang lebih rendah. Namun, perhatikan baik-baik instruksi penggunaan dan perhatikan tanda-tanda awal iritasi kulit untuk menghindari dampak yang tidak diinginkan. 5. Kedua jenis thinner ini tetap memiliki sifat berbahaya jika tidak digunakan dengan benar. Thinner A dan B adalah jenis thinner yang berbeda yang digunakan untuk berbagai aplikasi, seperti pengecatan, pelapisan, pembersihan, dan lain-lain. Ini adalah produk yang populer karena banyak digunakan dalam proses manufaktur, tapi mereka juga memiliki potensi bahaya. Pertama, adalah jenis thinner. Thinner A adalah thinner yang terbuat dari turunan minyak bumi. Biasanya digunakan untuk menghilangkan pelapis atau pengecatan sisa, membuat cat lebih tipis dan menghilangkan kotoran dari permukaan. Thinner B adalah thinner yang dibuat dari turunan asam. Ini biasanya digunakan untuk menghilangkan residu kimia dan untuk membantu dalam proses finishing. Kedua adalah komposisi dan sifatnya. Thinner A memiliki komposisi yang lebih kental dan mengandung bahan kimia seperti xylene dan toluene. Thinner B memiliki komposisi yang lebih lunak dan mengandung asam karbonat, destilat, asam benzoat dan amina. Kedua jenis thinner ini berbeda dalam hal sifat fisik dan kimia. Thinner A memiliki sifat yang lebih kental, sedangkan Thinner B memiliki sifat yang lebih ringan. Ketiga, adalah cara penggunaannya. Thinner A biasanya digunakan untuk membersihkan permukaan dan untuk menghilangkan pelapis, sedangkan Thinner B biasanya digunakan untuk menghilangkan residu kimia dan untuk membantu dalam proses finishing. Keempat, adalah potensi bahaya. Thinner A bersifat toksik dan bisa berbahaya jika terhirup, tertelan, atau masuk ke kulit atau mata. Thinner B juga mengandung bahan kimia yang berbahaya jika digunakan dengan cara yang salah. Kelima, kedua jenis thinner ini tetap memiliki sifat berbahaya jika tidak digunakan dengan benar. Kedua jenis thinner ini dapat menyebabkan keracunan jika tertelan, terhirup, atau masuk ke kulit atau mata. Jadi, penting untuk memastikan bahwa thinner digunakan dengan benar dan dalam ruang yang tepat dengan perlindungan yang adekuat. Untuk perlindungan pribadi, selalu gunakan pelindung mata, pelindung wajah, dan sarung tangan saat menggunakan thinner.
Fungsi dan perbedaan thinner a dan b - Tiner merupakan zat cair tidak berwarna atau bening yang banyak diaplikasikan untuk mengencerkan cat kayu, besi serta bahan finishing lain diantaranya clear coat atau pengencer hammertone pelapis anti karat. Selain melarutkan penggunaan thiner juga berdampak langsung dengan hasil pengecatan, jadi penting untuk pemula mengetahui jenis jenis nya serta cara mencampur yang fungsi thinner adalah zat air yang memiliki banyak kegunaan, namun fungsi utamanya adalah menurunkan tingkat kekentalan bahan- bahan finishing sehingga mudah digunakan baik memakai alat spray atau kuas. Dibanding dengan bensin penggunaan thinner lebih efisien diamana memiliki kelebihan diantaranya cepat kering dengan tingkat glossy yang tinggi serta menempel sempurna pada thinnerSebelum membahas lebih jauh akan jenis-jenisnya, perlu kalian tahu thiner merupakan zat cair yang sangat berbahaya jika masuk ke dalam tubuh. Sebab didalam komposisi bahan tinner terdapat toluena atau dikenal sebagai metilbenzena atau merupakan cairan bening tak berwarna dan larut dengan air. Cairan tersebut memiliki bau sangat menyengat sehingga membahayakan kesehatan saat dihirup dalam waktu yang lama. Jadi guna menjaga diri gunakan perlindungan masker saat bekerja agar tidak masuk kedalam tubuh anda. Bahkan jika tidak terbiasa bila tiner mengenai kulit akan menyebabkan iritasi, gatal dan panas seperti dan perbedaan thinner a dan bTak hanya satu thinner juga banyak macamnya, setidaknya thinner dibagi jadi dua jenis diantaranya Thinner PU polyurethaneSetidaknya ada dua jenis thinner PU atau bakar yang tersedia dipasaran, yakni tiner PU Slow dan Exstra slow. Perbedaan keduanya terlepat pada waktu lamanya pengeringan, namun untuk hasil akan lebih mengkilap dan tahan lama jika pakai ekstra slow atau ekstra slow sangat cocok dipakai untuk mencairkan bahan refinishing seperti clear coat. Dan kami sarankan tidak dipakai sebagai campuran cat yaa NC nitro celluloseSementara untuk NC setidaknya anda empat jenis yang difungsikan sebagai pelarut cat, yakni thinner A A Spesial, B, Super, HG dan ND. Meski keempat jenis tadi sama-sama bisa dipakai sebagai pelarut cat atau epoxy, namun waktu pengeringan serta tekstur cat yang di hasilkan cendrung beda. Jadi untuk pelarut cat dan sebaiknya pakai jenis Super. Baca juga Perbedaan Thinner Cobra Merah dan Hitam Untuk Cat MobilPakah thinner NC atau biasa bisa untuk clear coat ?? Sebetuknya sih bisa dan sah sah saja ya masbro, hanya saja tingkat kualitas masih lebih unggul penggunaan tiner PU, yang lebih glossy dalam jangka waktu yang tiner A dan BAda dua jenis thinner yang memiliki perbedaan mendasar pada waktu lama pengeringan, yaitu thiner A dan thinner B. Lantas apa perbedaanya ??Thinner ALebih difungsikan sebagai pengencer bahan finishing dalam dunia otomotif yakni sebagai pengencer cat duco. Dimana membutuhkan kualitas pengencer yang lebih unggul untuk menghasilkan pengecatan yang mengkilap lebih lama serta tahan dalam berbagai cuaca. Baca juga Mengenal Macam-Macam Merk Tiner Yang Bagus Untuk ClearDengan menggunakan thiner a waktu kering cat bisa lebih cepat, serta bisa juga dipakai sebagai campuran epoxy dan cat melamin BSedangkan untuk jenis B lebih difungsikan sebagai pengencer cat sintetis untuk pengecatan kayu, pagar rumah dan mengecat besi. Dibanding memakai bensin penggunaan thinner b justru lebih baik, toh harganya hanya terpaut sedikit. Baca juga 8 Merk Cat Kompresor Yang Bagus Untuk Body MotorApakah thiner B bisa sebagai campuran cat duco ? Kalau menurut saya sih sebaiknya jangan ya, karna bisa membuat cat menggumpal atau susah larut sehingga saat diaplikasikan dengan teknik spray akan lebih demikian ulasan dari fungsi dan perbedaan thinner a dan b, penggunaan yang sesuai fungsinya tentu menghasikan pengecatan yang lebih unggul dan mampu bertahan dalam waktu yang lama. Sekiana dan terimasih kunjunganya.
Perbedaan thinner a dan thinner super - Thinner merupakan zat cair yang berfungsi untuk melarutkan bahan finishing seperti cat, clear coat, epoxy dan cat hammerton sehingga mudah diaplikasikan. Selain mengencerkan thinner juga berdampak langsung dengan hasil pengecatan anda, bahkan sedikit diluar sana yang minim mengetahuan akan bahan pelarut cat ini yang main asal campur aja. Jenis jenis tinner berbagai jenis mulai dari thinner A, B, Super, Impala, tinner PUbakar, serta Thinner ND dan HG. Bagi orang awan mungkin akan kebinggungan ternyata banyak sekali jenisnya. Selain dibedakan dalam pemakaian beberapa tipe tinner memiliki karakter cepat kering bahkan dalam hitungan menit sudah siap diamplas. Untuk mengecat mobil dan motor umunya banyak yang menggunakan Thinner A, Super dan PU meskipun ada juga yang memakai thinner ND dan HG. Sedangkan bila ingin mengencerkan cat kayu maupun besi anda bisa memakai tinner B, penggunaan tiner tentu menghasilkan kualitas cat yang lebih baik ketimbang memakai bensin. Baca juga Deretan Merk Cat Mobil Yang Bagus dan Awet Beserta Harganya Meski banyak yang mengatakan sama, namun tahukah kamu bahwa Thinner A dan Super mempunyai perbedaan yang cukup signifikan. Biar ngak kebinggungan akan kami bahas satu persatu dibawah ini. Perbedaan Thinner A dan Super Fungsi thinner A adalah untuk melarutkan epoxy primer/filler serta untuk mengencerkan cat dasar. Untuk harga jual nya 120 ribu/ iter tergantung merk yang anda beli. Sedangkan untuk merek thinner A terbaik anda bisa memakai Autoclass, spider, saya sendiri lebih senang pakai autoclass. Memang benar tinner A juga dapat diapaki buat melarutkan cat akhirjadi, namun hasil cat akan kasar serta mudah luntur meski sudah dilapis clear coat. Bahkan menggunakan thinner a juga rawan ngembun jika cuaca sedang tidak panas. Baca juga Urutan Amplas Yang Digunakan Untuk Mengecat Mobil Beda lagi dengan Thiner Super yang kegunaanya adalah sebagia campuran cat akhir. Berbeda dengan jenis lain penggunaan thiner super menghasilkan cat yang lebih halus serta tidak gampang kusam meski selalu terpapar matahari. Karena memiliki kualitas lebih baik harga harga thinner super dipertokoan cat mahal 22rb perliternya sedangkan untuk harga pergalon isi 5liter 75rb tergantung merk yang anda beli. Jika ingin hasil cat yang lebih baik gunakan thinner super merek Alfaglos dan impala. Kesimpulan Dapat disimpulkan fungsi A digunakan untuk mencairkan epoxy, cat dasar, maupun cat anti karat hammertone. Sedangkan thiner super dapat pakai buat mengencerkan cat akhirjadi. Penggunaan tiner super juga dapat meminimalisir terjadinya cat ngembun. Baca juga Cara Mengatasi Dan Menghilangkan Clear Kulit Jeruk Pada Cat Baru Sedangkan untuk merk tiner yang bagus untuk cat motor dan cat mobil adalah Autoclass dan impala thiner A sedangkan Alfaglos dan impala untuk tinner super. Oke temen-temen diatas merupakan penjelasan beberapa perbedaan thinner A dan super baik dari segi penggunaan maupun harganya. Pemakain yang tetap tentu menghasilkan cat yang lebih mengkilap serta tahan lebih lama.